Transaksi Suntik Modal Rampung, TikTok Jadi Pemegang Saham Pengendali Tokopedia

Danonevitapole, Jakarta – PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GoTo) dan TikTok hari ini menandatangani transaksi ekuitas yang diumumkan pada Desember 2023. Jika transaksi selesai diharapkan dapat mendongkrak pertumbuhan ekonomi digital. Indonesia fokus memperkuat dan memperluas pasar pemain. UMKM.

Dalam transaksi tersebut, Tokopedia dan TikTok Shop Indonesia resmi bergabung dengan PT Tokopedia milik bersama GoTo dan TikTok sebagai mitra strategis di Indonesia. TikTok akan menjadi pemegang saham pengendali Tokopedia.

Proses integrasi dan migrasi antara TikTok dan Tokopedia berjalan lancar dan harus diselesaikan selama masa uji coba. Proses ini dilakukan melalui konsultasi dengan kementerian dan lembaga terkait sesuai dengan peraturan terkait.

CEO GoTo Patrick Walujo mengatakan GoTo telah menyelesaikan transaksi bisnisnya dengan TikTok yang akan terus memberikan manfaat bagi pelaku usaha dan UMKM Indonesia. Ini juga merupakan langkah besar bagi Tim GoTo.

“Setelah berhasil meraih EBITDA positif pada kuartal IV 2023, kami akan melakukan akselerasi pertumbuhan, salah satunya melalui dukungan dan kolaborasi ekosistem perusahaan dengan mitra usaha,” ujarnya dalam keterangan tertulis. , Rabu (31.1./2024) ).

Menyusul peningkatan profitabilitas dan arus kas GoTo, kami akan mengoptimalkan penggunaan modal dan saat ini sedang mempersiapkan rencana penempatan modal di masa depan. Rencana tersebut mencakup sejumlah inisiatif, termasuk opsi pembelian kembali dividen, tergantung pada peraturan dan persetujuan pemegang saham. ” dia menambahkan.

Sekadar informasi, GoTo Group mencatatkan kinerja solid di akhir tahun 2023 sehingga mampu meraih Adjusted EBITDA pada kuartal keempat. Perusahaan juga melampaui panduan kinerja EBITDA yang disesuaikan untuk tahun 2023.

Direktur Eksekutif E-Commerce TikTok Indonesia Stephanie Susilo mengatakan TikTok bangga dapat resmi bermitra dengan Tokopedia, bersama pemangku kepentingan dan seluruh karyawannya.

“Kami melihat momen ini sebagai tonggak penting untuk menegaskan komitmen kami untuk berkontribusi lebih banyak bagi Indonesia, pelaku UMKM, dan pertumbuhan ekonomi digital bersama GoTo sebagai mitra kami.”

Melalui kemitraan ini, TikTok akan menginvestasikan lebih dari US$1,5 miliar sebagai komitmen jangka panjang untuk mendukung operasional bisnis Tokopedia tanpa menambah kepemilikan GoTo atas Tokopedia. Dengan perjanjian ini, TikTok dan GoTo dapat memperluas manfaat bagi konsumen dan UMKM Indonesia.

Pertumbuhan bisnis Tokopedia menyusul penambahan TikTok Shop Indonesia akan menguntungkan GoTo, yang tetap menjadi mitra lokal Tokopedia, termasuk menjangkau pasar layanan keuangan digital yang lebih luas melalui GoTo Financial dan layanan on-demand Gojek.

GoTo juga akan menerima aliran pendapatan berupa biaya layanan e-commerce Tokopedia seiring dengan skala dan pertumbuhan perusahaan. Hal ini akan berdampak positif pada arus kas Grup GoTo karena perusahaan fokus pada profitabilitas jangka panjang.

Kemitraan ini dimulai dengan kampanye Beli Lokal yang diluncurkan pada bulan Desember lalu dan melibatkan ribuan pedagang lokal dan menghasilkan peningkatan penjualan produk lokal sebesar 125%.

Dalam survei terhadap pedagang yang terlibat dalam kampanye tersebut, ditemukan bahwa 97% pedagang merasakan dampak positif dari kemitraan antara TikTok dan Tokopedia, sementara 90% melaporkan peningkatan penjualan melalui kampanye Beli Lokal. Sebagian besar pengusaha juga mengaku telah menambah jumlah karyawan sejak awal kerjasama.

Sebagai bagian dari komitmen pengembangan talenta digital lokal, TikTok bermitra dengan GoTo dan UGM membangun GoTo x TikTok x UGM Technology Center, yang merupakan pusat pengembangan talenta digital untuk galeri Inovasi dan Kreativitas (“GIK”) UGM.

Kerja sama ini juga akan memfasilitasi program magang dan pertukaran karyawan sehingga mereka berkesempatan mengembangkan keterampilannya dengan ditempatkan di berbagai kantor TikTok di seluruh dunia.

Selain itu, TikTok dan Tokopedia juga meluncurkan program pemberdayaan UMKM melalui kampanye #MelokalWithBatik yang melibatkan ratusan pedagang batik di Seoul dan Yogyakarta.

Inisiatif ini bertujuan untuk mendukung usaha kecil yang menggunakan teknologi untuk mendukung produksi, termasuk kemampuan manufaktur tingkat lanjut, pemahaman mendalam tentang tren, dan manajemen inventaris.

Inisiatif di atas merupakan bagian dari strategi transformasi sektor e-commerce Indonesia yang akan menciptakan jutaan lapangan kerja dalam lima tahun ke depan, khususnya di sektor UMKM.

Goldman Sachs bertindak sebagai penasihat keuangan GoTo Group dalam transaksi tersebut.