Prabowo Sebut Bakal Tambah 300 Fakultas Kedokteran, IDI: Berlebihan, Lebih Baik Buka Prodi Spesialis

Selamat datang Danonevitapole di Portal Ini!

Danonevitapole, Jakarta – Calon Presiden nomor urut 2 Prabowo Subianto menyatakan akan menambah 300 fakultas kedokteran (FK). Saat ini terdapat 92 fakultas kedokteran di Indonesia. Selain FK didatangkan untuk menghilangkan kekurangan 140 ribu dokter di Indonesia. Prabowo Sebut Bakal Tambah 300 Fakultas Kedokteran, IDI: Berlebihan, Lebih Baik Buka Prodi Spesialis

Pada debat calon presiden terakhir, program Prabowo sempat dibahas oleh Ketua Umum Ikatan Dokter Indonesia dr Muhammad Adeeb Khomidi, SpoT. Adib dengan tegas menyatakan penambahan FK terlalu berlebihan.

Adib Online mengatakan, Senin (5/2/2024): “Menambahkan (300) kapasitas medis terlalu banyak. Jauh lebih banyak”. Perjuangan Wanita Idap Kanker Paru Stadium 4 di Usia 35, Awalnya Alami Gejala Ini

Adib mengatakan, pendirian fakultas kedokteran harus berdasarkan kebutuhan. Sementara itu, jika fakultas kedokteran semakin banyak didirikan, maka dalam lima tahun ke depan akan banyak dihasilkan lulusan fakultas kedokteran yang akan menjadi dokter umum. Sehingga yang terjadi adalah akan terjadi kelebihan dokter di Indonesia.

Adib mengatakan, “Kalau bicara produksi (produk dokter) tanpa bicara alokasi dan distribusi, maka kita akan menghadapi pengangguran intelektual profesional, yaitu tenaga medis sebagai profesional.”

“Intelektual pengangguran profesional itu sebenarnya bekerja sebagai dokter, tapi dia tidak mendapatkan pekerjaan,” jelas Adib.

Sangat disayangkan bila dokter menjadi pengangguran. Selain itu, biaya pendidikan kedokteran mahal. Lalu ketika lulus, dokternya terlalu banyak dan tidak bisa mendapatkan pekerjaan.

“Maka harus dimulai dengan mengetahui jumlah dokter yang dibutuhkan,” kata Adib.

Adib menegaskan, saat ini dibutuhkan dokter spesialis. Sedangkan kalau kita buka 300 fakultas kedokteran, kita akan cari dokter umum.

Adib menyarankan: “Sebenarnya yang kita perlukan adalah dokter spesialis. Makanya sekarang kita perlu membuka program studi dokter spesialis sesuai kebutuhan masing-masing daerah lalu program mana di daerah itu yang diprioritaskan.”

Berdasarkan data terakhir Konsil Kedokteran Indonesia, jumlah dokter sebanyak 226.090 orang. Dari jumlah tersebut, sebanyak 173.247 orang merupakan dokter umum dan 52.843 orang merupakan dokter spesialis. Prabowo Sebut Bakal Tambah 300 Fakultas Kedokteran, IDI: Berlebihan, Lebih Baik Buka Prodi Spesialis

Membuka debat capres kelima di Jakarta Convention Center (JCC) pada Minggu malam, 4 Februari 2024, Prabowo angkat bicara soal rencana penambahan fakultas kedokteran.

Prabowo mengatakan, “Dengan adanya penambahan kapasitas medis (FK) di Indonesia, maka akan segera ada kurang lebih 140 ribu dokter yang diberhentikan, dari saat ini 92 menjadi 300 kapasitas medis.

Prabowo berjanji akan mengirim sepuluh ribu (10 ribu) anak ternama Indonesia ke luar negeri untuk belajar kedokteran. Lalu ada 10.000 anak cerdas lainnya yang akan mendapatkan beasiswa ke luar negeri untuk belajar sains, matematika, biologi, dan fisika.