Pesan Menkes ke Capres Terpilih, Titip Warga +62 Sehat demi Negara Maju

Sugeng rawuh Danonevitapole di Portal Ini!

Jakarta – Pesan Menkes ke Capres Terpilih, Titip Warga +62 Sehat demi Negara Maju

Pemilihan umum calon presiden dan wakil presiden di Indonesia tinggal menghitung hari. Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menilai pilihan yang dipilih akan menimbulkan masalah kesehatan. Prabowo Sebut Bakal Tambah 300 Fakultas Kedokteran, IDI: Berlebihan, Lebih Baik Buka Prodi Spesialis

Menteri Kesehatan Budi berpesan agar masyarakat terus menggunakan layanan kesehatan yang benar. Selain itu, permasalahan ini terkait dengan cita-cita menjadi negara maju pada tahun 2045 ketika menghadapi bonus demografi. Bonus demografi ditentukan oleh fakta bahwa sebagian besar penduduk suatu negara berada dalam usia kerja.

“Karena siapa pemimpin kita, kita hanya punya waktu enam tahun untuk mencapai puncak demografi kita. Ini adalah ‘window of opportunity’ atau peluang terbesar bagi kita untuk menjadi negara berkembang,” kata Menteri Kesehatan Budi saat ditemui wartawan di Timur. Jakarta. , Kamis (1/2/2024).

Menteri Kesehatan Budi mengatakan Indonesia bisa masuk kategori negara maju jika tiga dolar per kapita. Hal ini hanya dapat dicapai jika masyarakat sehat dan cerdas.

“Harus sehat, kalau tidak sehat tidak bisa..lanjutkan.

Menurut Menteri Kesehatan Budi, salah satu cara untuk menjamin kesehatan masyarakat adalah dengan fokus pada pencegahan dan promosi, bukan fokus pada upaya kuratif. Apabila permasalahan kesehatan masyarakat dapat dideteksi sejak dini, maka penyakit tersebut akan lebih cepat tertangani dan peluang kesembuhan akan semakin tinggi.

Ketika masyarakat sehat, kata Menteri Kesehatan Budi, masyarakat bisa produktif dan menjalankan tugas sehari-hari. Pesan Menkes ke Capres Terpilih, Titip Warga +62 Sehat demi Negara Maju

“Jadi bonus demografi kita paling tinggi enam tahun. Jangan sampai salah pilih pemimpin, padahal tidak salah pilih Menteri Kesehatan, Pendidikan atau Kebudayaan, atau terlambat, atau tidak sama sekali. Rusak. Kalau memang demikian tidak lewat, waktunya sulit,” kata Menkes. Tonton video “Kementerian Kesehatan berencana meningkatkan pelayanan rumah sakit vertikal” (avk/naf)