Bayi di Sampang Lahir dengan 24 Jari Tangan dan Kaki, Kelainan Genetiknya Bisa Dicegah?

Wecome Danonevitapole di Website Kami!

Danonevitapole, JAKARTA — Video bayi asal Sambang, Jawa Timur, viral di media sosial dalam beberapa hari terakhir. Video tersebut memperlihatkan kedua jari tangan dan kaki masing-masing memiliki enam jari. Bayi di Sampang Lahir dengan 24 Jari Tangan dan Kaki, Kelainan Genetiknya Bisa Dicegah?

Kenapa ini terjadi? Mayo Clinic menggambarkan kondisi bawaan ini sebagai polidaktili, jumlah jari tangan atau jempol yang berlebih. Perjuangan Wanita Idap Kanker Paru Stadium 4 di Usia 35, Awalnya Alami Gejala Ini

Kelainan kongenital ini dapat dideteksi dengan USG janin. Konsultasi dengan dokter bedah tangan seringkali dilakukan sebelum bayi lahir.

Nantinya, dokter bedah mungkin akan mengangkat jari kaki ekstra tersebut melalui pembedahan. Sebelum bayi lahir, model pembedahan dibuat dari studi pencitraan pada jari dan tangan untuk memberikan cukup waktu bagi ahli bedah untuk merencanakan dan mempraktikkan pembedahan.

Seorang dokter akan mengklasifikasikan bayi sebagai bayi yang mengalami polidaktili saat lahir, tergantung di mana bayi tersebut memiliki jari tangan atau kaki tambahan. Jenis Polidaktili:

• Polidaktili preaksial (radial/tibialis): jari atau ibu jari ekstra.

• Polidaktili sentral: jempol kaki ekstra di dekat jari tengah, di antara telunjuk, jari tengah atau jari manis, ibu jari, atau jempol kaki, atau jari kaki lain yang bukan jempol kaki.

• Polidaktili transaksial (ulnaris/fibrosa): Jempol kaki sangat pendek Bayi di Sampang Lahir dengan 24 Jari Tangan dan Kaki, Kelainan Genetiknya Bisa Dicegah?

Polidaktili dapat terjadi pada bayi baru lahir mana pun. Anak-anak Afrika-Amerika 10 kali lebih mungkin dilahirkan dengan polidaktili dibandingkan anak-anak kulit putih.

Anak laki-laki lebih mungkin dilahirkan dengan polidaktili dibandingkan anak perempuan. Anak-anak lebih mungkin mengalami polidaktili jika mereka memiliki riwayat keluarga dengan kelainan genetik tersebut, terutama jika kerabat dekat (seperti kakek-nenek kandung, orang tua, atau saudara kandung) dilahirkan dengan jari tangan atau kaki tambahan.